Selamat…

Yang saya tahu,
Gorengan di angkringan makin mahal harganya..
Warung si Ibu di sebelah harganya naujubillah
Antrian di Pom Bensin bikin kesel..
Petani dan nelayan yang biasanya membeli bensin lewat jirigen,
terpaksa membeli di tengkulak karena ditolak di pom bensin
Naek bus mahal kemana-mana,..
Ke luar kota jadi ga bisa sering-sering…
Mau pulang kampung jadi berhitung dulu..
Mau jalan-jalan juga harus tunda dulu…
Gaji ya tetap segitu-gitu saja..
Tidak bisa telpon berlama-lama lagi…
Apalagi sampai mengunjungi kota mu di sana..
Maafkan saya disini dan mereka yang berdemo belum bisa mengubah apa-apa…

Saran saya,
Siapkan saja satu martir yang tidak tahu apa-apa
biarkan dia mati, dan semua akan terlihat makin riuh rendah..
Siapa berani?

PS :
Selamat bergadang buat kalian di Gedung Sate malam ini,
Selamat buat kalian yang menyiapkan agenda di tongkrongan gelap Jakarta..
Selamat buat yang besok berdemo di Bunderan UGM, Solo, dan pulau Sulawesi sana..

Selamat…