Kumbakarna dan Cuek

k33_kumbakarna_mata1_soloLakon Rama – Sinta memang selalu menarik jika kita bicara tentang hitam dan putih, karena memang cerita Ramayana lebih jelas “who is the bad or good guys” nya, dibandingkan Mahabharata. Dalam cerita Ramayana, mungkin anda masih ingat bagaimana 2 adik Rahwana justru sangat berbeda dengan sang kakaknya itu. Wibisana dan Kumbakarna sama-sama menyadari bahwa sang Kakak luar biasa jahatnya. Rahwana itu memang raja tega. Anaknya sendiri saja dipenggal -Sondara dan Sondari, yang mirip Rama dan Lesmana- hanya karena ingin menipu Dewi Sinta.

Continue reading →

Menyusur Kebangkitan Nasional

Merayakan 100 tahun Kebangkitan Nasional? Hmmff..Serasa tidak ada harapan untuk menikmati momen bersejarah ini.

Di televisi sekarang, posisi nya masih tertinggal 0 – 1. Thomas punya jalan berat menuju Final. Tetapi saya berharap sangat bisa merayakan 100 tahun kebangkitan nasional dengan double final. Sebuah ungkapan putus asa? Mungkin…

Yang pasti Malam Purnama menyusuri sang Budha di Borobudur menunggu. Paling tidak undangan ini, tidak boleh saya lewatkan. Sedikit istirahat dari penatnya dunia Indonesia yang seolah semakin “renta”, kalau tidak boleh saya katakan hamil tua.

Skenario Pribadi Berjudul BBM-update

TowerKekuatan kepentingan golongan sangat dominan dalam dunia politik Indonesia, begitu yang saya tangkap sampai saat ini menjelang turunnya pemerintahan SBY-JK. Ini bukan masalah politik yang sehat lagi cerdas. Tetapi memang tarik ulur dalam kebijakan pemerintah terlihat berjalan plin plan, tentu karena kurang tegasnya SBY memanfaatkan hak eksekutif lembaganya dalam kebijakan sehingga membuka ruang politikus “cerdas” untuk menjejalkan isu kepentingan golongan mereka yang cadas. Continue reading →