Waktu dan Mimpi

Star WishCantik dan cerdas. Hampir tidak percaya sosok itu hadir di depan saya setelah lebih 7 tahun hanya sekali kami sempat bertatap muka. Dan cerita-cerita pun mengalir sambil menghabiskan hitungan jam malam di pinggiran Malioboro. Dari sekedar kisah-kisah usang masa SMU, perjalanan hidup, mimpi-mimpi, hingga urusan melankolis seputar hati.

Terkadang bertemu dengan teman-teman lama memberikan warna-warna berlainan dalam kepala saya. Seolah melihat hal yang berbeda atau kadang ada yang tetap sama. Ada saatnya saya menilai “ah, loe ga berubah-berubah juga”, tetapi bisa juga keluar komentar “gilak! angin apa yang merubah loe, Bos?” .

Namun itulah perjalanan hidup. Setiap detik yang kita lalui bisa saja berbeda dan bermakna kalau kita mau merenungi sebuah pertemuan seperti ini. Melihat ke belakang langkah-langkah yang keliru, atau merangkai langkah-langkai baru untuk mengejar mimpi dan berusaha lebih baik. Entah kenapa, justru dengan menemui teman lama, renungan seperti ini kerap menghampiri saya. Dan akhirnya saya berdebat dengan umur, “Ya Allah, cepat sekali waktu berlalu”.

Kita cuma bisa mengatur rencana, mencoba mewujudkan mimpi-mimpi. Beruntunglah orang-orang yang selalu mendapatkan mimpinya. Karena “permainan Tuhan” tidak pernah bisa ditebak. Belum ada kisah manusia yang merancang mimpi-mimpinya dengan memasukkan unsur “Playing with The God”. Kita hanya terbatas mengakusisi rencana-rencana yang termaktub dalam koordinat X-Y-Z dunia. Bahkan untuk sekedar menebak hari ini kita bakal makan siang dengan apa, kita pun belum tentu bisa. Apalagi sampai menentukan kapan gempa tsunami terjadi? Mungkin saja luasan koordinat X-Y-Z dunia itu diperluas dengan teknologi dan akal manusia. Namun sekali lagi, kita bermain dengan waktu. Waktu yang merupakan ciptaan Tuhan juga yang mengatur semuanya.

Setelah pertemuan yang menyenangkan semalam, kemudian mengetahui ternyata ramalan gempa di Bengkulu 23 Desember ini tidak atau belum terjadi, membuat saya semakin tersenyum lega. Wajar sebagai orang yang beruntung mendapatkan sedikit ilmu dalam hal kebumian saya memikirkan ramalan tersebut. Dan pelajaran malam ini seolah menjawab sedikit lagi pertanyaan, bahwa saya sekedar manusia biasa. Kapan pun hidup saya bisa berakhir tanpa terduga – dan mimpi-mimpi saya harus berkejaran dengan waktu milik Penguasa Semesta.

 

Selamat berjuang, Rina. Semoga X-Y-Z Australia membuat loe semakin hebat mengejar mimpi.

26 Comments

  1. Koq pertemuan dengan Ade kemarin malam ndak ditulis disini mas? malu yah ketahuan yang lain …

    *Ade, apa sih? * ditimpuk !!

    -Ade-

    Reply

  2. Asyem (lagi)… :-w
    Mangsuuupp loeee…?
    Nginggung gue yang ga pulang dalam waktu lama dan ga ketemu teman lama yaaa…

    *dibacok*

    *kabur*

    Reply

  3. @tukangkopi : Uhuy apa Dis? [-(

    @ade : halah De..De..tak ajak ketemu juga kamu ga mungkin mau

    @iin : huehue,.. ngga tau tuh Si Prof apa kabar skrg.. tp tetep kita harus waspada setiap saat.. ;))

    @rozonesia : udaahh,.. loe kebaktian doeloe sonoh.. Natalin ndiri enak buat merenung.. ๐Ÿ˜€

    @antobil & ekowanz : salah ndiri ga sms [-( .. sorry, private property ..ckakakak

    @evan : tak edit mas.. tengkyu… ๐Ÿ˜€

    Reply

  4. Justru itu yang membuat ketemu teman lama terasa menyenangkan, banyak sekali hal yang sangat berbeda, yang tak pernah dibayangkan sebelumnya.
    Namun manusia perlu bermimpi, justru impian ini yang mendorong semangat kita untuk mencapai mimpi tsb…walaupun selalu …diujung usaha ada nasib.
    Bermimpilah yang indah, dan semoga Allah mengabulkan mimpi indahmu tadi.

    Reply

  5. sungguh mencengangkan betapa waktu serasa berhenti ketika bertemu teman lama yang satu, serasa tidak ada yg berubah, wajah, tatapan mata, cara bicara dan perilaku. namun di ketika lain, bertemu dengan teman lama yg berbeda, waktu serasa berpacu teramat kencang; kerut merut dan deraan hidup yg terukir di wajah terlihat sangat kentara…

    Reply

  6. @endratna : Makasih wejangan nya Bu ๐Ÿ˜€ .. dalem euy..

    @kurt : pertemuan singkat saja Mas..kalo ramalan, antara batas percaya dan tidak percaya, tergantung..

    @aroengbinang : kalau mau direnungi, seharusnya jadi pelajaran di setiap Reuni ๐Ÿ˜‰

    @Venus : Oalaaa Mbookk,..jangan percaya 2 makhluk diatas (anto, ekowanz) :(( mereka taunya ngompor ajah ๐Ÿ™ ndak ada photo2.. gkn kopdar ini ๐Ÿ™

    Reply

  7. @andibagus : ho oh syukur.. ๐Ÿ˜€ tp tetep kita musti selalu waspada ๐Ÿ˜‰

    @rime : beuhh,..aya2 wae,.. pren itu mah,. kumaha si bulek? ๐Ÿ˜ก

    @extremulitis : haha temen Om,.. itu temen lama ๐Ÿ˜€

    Reply

  8. setengah tidak percaya baca postingan yang ini, kenapa ga dikasih skrinsyur kopdar di prambanan kemarin aja mas? :d

    Reply

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.