Hidup Fotokopi

Photonya seksiehh...Posting pendek saja ini. Terinspirasi dari beberapa teman yang baru bekerja di kantoran.

Tahu kerja mesin fotokopi? Tahulah ya pastinya. Lalu bagaimana kalau yang di-fotokopi adalah hidup anda sendiri setiap hari?

 

Pagi

– Berangkat Kantor

– Sarapan

– Ngantor

– Makan Siang

– Ngantor lagi

Sore

– Pulang Kantor

– Menuju tempat Pacar

– Jemput pacar

Malam

– Jalan-jalan

– Makan malam

– Bercinta

– Capek

– Terus Pulang

– Tidur

 

Sebagian yang lain tidak melewati sore dan malam bersama pacar, tetapi dengan me-lembur ngejar setoran.

Bagaimana dengan anda?

19 Comments

  1. Betapa nyamannya kalau hari-hari bisa terprogram seperti itu, kenyataannya bagaikan meniti buih, naik turun nggak karuwan…cuma ya nggak se senewen yang diceritakan dalam film “The Devil Wears Prada”.

    Reply

  2. berangkat kantor-sarapan-masuk kantor-blogging-makan siang-masuk kantor-blogging-pulang kantor-tidur sore-bangun-nonton dvd-tidur :d

    Reply

  3. @didut : wes cari toh Mas.. ayu2 iku neng Tembalang Semarang πŸ˜€

    @edratna : Ibu malah kebalikannya? bingung saya.. :-??

    @ekowanz : halah.. sok merendahhh [-(

    @cewetulenkebangetan : ga usah Curhat Nja… Januari..januariii .. πŸ˜€

    @venus : Mbok, sama kitah!!.. makanya hetrik postingan sayah πŸ˜€

    @rozonesia : pinjem pintu kemana saja doraemon gih πŸ˜€

    @tukangkopi : hahahaha…. apa kabar dengan acara ngebor ?? :))

    Reply

  4. Asli. Tulisan ini pendek. Tapi, panjang banget jalan pikiran setelah membacanya. Tapi lagi, ini khusus buat para bujangan yang lagi pacaran ya? Bisa bikinkan foto copy-an untuk karyawan yang sudah menikah, gak?

    Reply

  5. karyawan menikah :
    pagi
    1. bangun tidur
    2. bercinta
    3. mandi pagi
    4. sarapan
    5. berangkat ke pabrik
    6. kerja
    sore/malam
    6. pulang kerja
    7. mandi
    8. bercinta
    9. tidur
    10. balik ke nomer 1 lagi 😑

    Reply

  6. @Mas Dadang : Sorry Mas,.. temen2 ku itu masih bujangan sih πŸ˜€

    @Totoks : Nahhh,.. ini bisa dipake punya Mas Totoks :))

    Reply

  7. Hahaha, gila. Orang bujangan saja cuma satu kali sehari. Yang sudah menikah versi Mas Totok jadi 2 kali sehari. Ada yang tiga kali, gak? (Minumn obat kaleee….)

    Reply

  8. he…he…he…, kayaknya selama puluhan tahun tinggal di jakarta, lebih dari 60% hari-hari itu hasil foto-copy-an juga nih…:). btw, aku link di “leksa” ya bung :)>-

    Reply

  9. @Kang Dadang : musti dilacak tuh obatnya Om Totok apa πŸ˜•

    @Mas Aroeng : Mas menambah daftar referensi saya berarti πŸ˜€ .. Saya link balik Mas.. πŸ˜‰

    Reply

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.