Ngegosip Sepak Bola Indonesia Setelah Kalah…

Timnas Jaman Baheula, Piala Dunia 1938

Photo diatas dari Timnas Jaman Baheula, Piala Dunia 1938. Ternyata muka pribumi semua kan? :p

Tulisan ini bukan hinaan. Apalagi cacimaki buat Timnas Indonesia AFC 2007. Melainkan ungkapan kebanggan dan salut buat kalian. Kekalahan bukan segala-galanya. Kemenangan juga demikian. Tetapi semangat juang untuk menunjukkan bahwa kita memang bisa dan sepadan dengan sepak bola dunia, itulah yang terpenting saat ini.

Continue reading →

Michael Moore, Pendongeng Dari Negeri Paman Sam (Vers. 1.0)

Bush and MooreGue udah lama ga nulis di blog ini. Karena ada beberapa kerjaan dan kesibukan yang musti gue urus. Sebagai gantinya, gue coba ngebahas sedikit tentang sosok aneh gendut dari Paman Sam. Hmm.. ”sedikit” dalam versi gue berarti bisa jadi panjang. So, yang ga suka tentang polemik kebangsaan, critism, dan perang idealisme, lebih baik tidak usah melanjutkan membaca. Tetapi jika anda cukup pintar untuk membaca, beropini dan mengeluarkan suara, tulisan berikut bisa jadi inspirasi baru bagi Indonesia yang cerah ke depannya…(Halah,halah…)

Michael MoreSiapa di dunia saat ini yang tidak kenal Michael Francis Moore? ooh.. banyak kok. Hahaha… si gendut Amerika tersebut tidak se-terkenal Mandy Moore, Julian Moore ataupun Roger Moore. Tetapi di negaranya, dia bisa dikatakan tukang kritik paling kaya saat ini dari film-film dokumenter buatannya. Walaupun filmnya tidak sebanyak film dokumenter yang diproduseri perusahaan media besar seperti CNN atau BBC atau National Geographic, dengan report data-data yang akurat dan ilmiah, namun Moore membawa gerakan baru dalam penyajian dokumenter secara ekspresif, animatif dan bersemangat.

”..He uses both an expository type documentary and an interactive perspective to demonstrate his opinion in this film ..”

(Wikipedia – “Roger and Me”)

Continue reading →

Sebuah Kisah Tentang UN 2007

Gue memilih memposting ulang cerita ini. Walau gue udah jarang sekali terlibat dengan si penulis, tapi ketika beliau mengirim cerita ini, perasaan serasa diaduk-aduk. Kepada ibu guru Puti , saya minta ijin untuk memposting cerita ini.

30 Juni 2007

Sabtu lalu, tepatnya tanggal 23 Juni 2007, saya tersenyum sendiri sambil menyusuri tembok bermural yang berada di Jalan Siliwangi, Bandung. Saya baru mendapatkan sms dari seorang anak SMP yang sering belajar Matematika bersama saya semenjak ia kelas 1 SMP. Isinya, “Kak, ini Anis, Alhamdulillah Anis udah lulus UN, Anis mau makasih sama bantuan Kakak selama ini.”

Sms singkat yang bisa menyejukan hati saya, tapi saya sama sekali tidak menduga apa yang akan terjadi beberapa hari kemudian tepatnya Selasa, 19 Juni 2007 yang lalu.

Pagi-pagi sekitar jam 8 pagi, 2 orang murid saya ( saya adalah guru Fisika di sebuah Madrasah) mendatangi tempat tinggal saya, mengabarkan bahwa 8 dari 10 murid saya tidak lulus Ujian Nasional. Alangkah kagetnya saya, dalam 4 tahun saya mengajar, baru kali ini ada murid saya yang dinyatakan tidak lulus.

Continue reading →