Menggunakan Mootools atau Prototype Atau Yang Laen?

Gue bener2 bingung seminggu ini. Udah ubek2 Google dengan berbagai keyword, tetapi untuk instalasi Mootools dengan cara termudah ga ketemu juga.

Gue memang pemula dalam penggunaan Javascript(JS) dari Mootools. DHTML ajah masing beginner pisan. Sudah mencoba beberapa kali mencoba Mootools di blog ini (gara2 Bodhi nech,.arrcghhh…). Tetapi tetep gagal. Biasanya gue cuman make plugin/widget yang dah jadi struktur instalasi-nya. Joomla yang gue pake juga selalu tinggal tweak dikit sana dikit situ, karena memang algoritma nya udah jadi, tinggal ganti2 posisi, nama, image dll.. hahahah…

Tapi di Mootools dan JS lainnya itu berbeda, karena developernya keukeuh cuman ngasih tutorial dan cara kerja. Dan akhirnya beberapa kali nyoba di Kapucino, gue gagal mulu,..hampir bener ehh..ternyata ada bugs, eror dll. Kemungkinan terbesar karena ada ketidakcocokan fungsi yang di gunakan default template gue sekarang dengan Mootools.

Sebagian besar themes WordPress menggunakan JS library dari Scriptaculous secara default. Bahkan sebagian besar plugin ajax/DHTML yang dikembangkan para WP Designer menggunakan Klan JS Prototype (gw mengistilahkan klan, karena sepertinya lebih cucok buat sebutan kelompok2 developer JS library tersebut).

Buat teman2 yang belum mengetahui keunggulan JS mungkin bisa tanya2 Om Google. Tapi singkatnya gini deh. Di kalangan web developer itu ada beberapa javascritps yang dirancang untuk membuat Website lebih dinamis.

Coba test2 dan maenkan demo yang diberikan mereka. Gue jujur jatuh cinta dengan efek2 yang di kembangkan. Bahkan ada fungsi2 yang jelas mengalahkan Flash. Flash membutuhkan komunikasi dengan XML-PHP untuk mengeksekusi tampilan dinamis dari content. Tetapi jika menggunakan Javascripts, semua komunikasi sudah dibangun ketika dieksekusi di JS dan HTML. Belum lagi kalo kita bicara SEO friendly, jelas FLASH terdepak jauh2. (SEO itu : Search Engine Optimization, keunggulan website dianalisis dari seberapa terkenal website kita di Internet. Keunggulan yang diincer2 para online marketer dan Adsenser 🙂 )

Namun sepertinya developer2 itu mengembangkan klan scripts mereka masing2. Sehingga sering bentrok jika kita menggunakan beberapa JS yg berbeda klan dalam satu site. Contoh saja untuk sebuah fungsi Slimbox Viewer, Mootools dan Prototype membuat fungsi yang hampir sama (cek ini : litebox.js adalah produk Prototype dan Lightbox Js 2 adalah produk Mootools).

Gw masih mencoba Fungsi Accordian untuk Kapucino. Fungsi yang menarik untuk membuat tampilan lebih dinamis dan simple di sidebar. Bisa memotong. Kalo sekedar DHTML udah banyak di code library gue dah gue coba, tapi tetep mootools dan fungsinya lebih menarik.

Kalo ada web developer yang tahu dan temen2 yang mau cari tahu bareng, silahkan di diskusikan. Rencananya gue mau bikin spot khusus untuk WEB 2.0 versi orang INDO.. huahahaha…..

PS Bodh : loe harus ikut karena termasuk yg sukses make slider.fx <_<

9 Comments

  1. wuahaha.. gw tersandung…
    gini mas, slider.fx yang gw pake itu bukan mootools, soale gw gabisa juga pake mootools, bisanya pake THE OLD MOO.FX.. kalo masuk ke moofx di mad4milk kan ada bagian yang OLD gitu.. gw pake yang itu, soale tinggal copy paste doang.. hehehe.. Ayoo cepetan Accordionnya jadiin.. okeii? Trus spot-nya buruan jadiin!! (maksa.)

    Reply

  2. nah itu dia Bod,..
    Nasib kita sama kayaknya,..
    gue ga bisa make Mootools. Dah nyoba2 gagal mulu efectnya. Kemungkinan cross JSnya dengan frameworks defaultnya WP yg make scriptaculous – Prototype…
    Ya udah, gue make Simple JS deh,.. tuh dikiri kan kalo diklik jalan accordion nya.. 🙂

    Reply

  3. salam kenal. Emang, effect dari framework javascript yang ada sekarang emang udah mirip banget ama flash. Keren deh..

    Reply

  4. “Bahkan ada fungsi2 yang jelas mengalahkan Flash. Flash membutuhkan komunikasi dengan XML-PHP untuk mengeksekusi tampilan dinamis dari content. Tetapi jika menggunakan Javascripts, semua komunikasi sudah dibangun ketika dieksekusi di JS dan HTML.”

    Nggak juga. Flash bisa nampilin content tanpa XML & PHP.

    “Belum lagi kalo kita bicara SEO friendly, jelas FLASH terdepak jauh2.”

    http://blog.deconcept.com/2006/03/13/modern-approach-flash-seo/
    http://www.roytanck.com/2007/02/14/making-flash-websites-search-engine-friendly/

    Reply

  5. mas numpang tanya kalo mootools dan prototype digunakan bersamaan bukannya conflict ya??? punya solusi ngak mas… (mootoolsnya sih jalan tp prototypenya ga jalan….)

    Reply

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.